Pembayaran Digital yang Menarik untuk Diketahui

7 Jenis Pembayaran Digital yang Menarik untuk Diketahui

Hingga saat ini, masih banyak orang yang merasa bingung ketika harus menjelaskan tentang sistem berbasis pembayaran digital, seperti Mekari Pay. Hal ini bisa dimaklumi karena metode transaksi ini sangat erat kaitannya dengan bisnis teknologi modern.

Namun, bagi Anda yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang sistem pembayaran ini, tidak perlu khawatir lagi. Kami telah menyusun penjelasan lengkap mengenai berbagai jenis pembayaran digital yang perlu Anda ketahui.

Apa Sih Sistem Pembayaran yang Berbasis Digital Itu?

Pembayaran digital, juga dikenal sebagai pembayaran elektronik atau online, adalah proses transfer nilai dari satu akun pembayaran ke akun pembayaran lainnya menggunakan perangkat digital seperti ponsel, program POS (Point of Sales), atau saluran komunikasi digital seperti data nirkabel seluler atau komputer.

Sistem pembayaran ini biasanya terintegrasi dalam perangkat lunak bisnis seperti perangkat lunak akuntansi yang memberikan berbagai manfaat bagi sistem pembayaran dan keuangan perusahaan.

Definisi transaksi digital secara umum mencakup pembayaran melalui transfer bank, uang digital, dan kartu pembayaran seperti kartu kredit dan kartu debit.

Berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang jenis-jenis sistem pembayaran berbasis digital. Pembayaran digital adalah jenis pembayaran yang dilakukan secara tanpa kontak fisik (contactless), tanpa menggunakan uang tunai (cashless), dan tanpa kertas (paperless).

Teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) atau mesin elektronik telah membantu dunia dalam mengadopsi pertukaran pembayaran yang lebih nyaman ini.

Menurut penelitian, jumlah orang yang menggunakan pembayaran digital telah meningkat sebesar 5,4% pada tahun 2020. Hal ini membuktikan bahwa pasar pembayaran sedang berkembang pesat dan banyak penduduk yang sudah terbiasa dengan sistem pembayaran ini.

Meskipun kita dapat menjelaskan sistem pembayaran berbasis digital, sebenarnya tidak ada definisi tunggal yang diterima secara universal karena pembayaran digital dapat mencakup berbagai tingkat digitalisasi, mulai dari sebagian digital, terutama digital, hingga sepenuhnya digital.

Sebagai contoh, pembayaran digital sebagian adalah pembayaran di mana pembayar dan penerima menggunakan uang tunai melalui agen pihak ketiga, dengan penyedia layanan melakukan transfer bank secara digital di belakang layar.

Sementara itu, pembayaran digital utama mungkin adalah pembayaran di mana pembayar memulai pembayaran secara digital ke agen yang menerimanya secara digital, tetapi penerima pembayaran menerima pembayaran tunai dari agen tersebut.

7 Jenis Sistem Pembayaran yang Berbasis Digital

Selain memahami definisi sistem pembayaran berbasis digital, penting juga untuk mengetahui berbagai jenis sistem tersebut. Berikut adalah penjelasan tentang beberapa jenis pembayaran digital yang berbeda:

Kartu Perbankan

Kartu perbankan telah menjadi alternatif umum untuk pembayaran tunai di Indonesia. Metode pembayaran digital melalui kartu perbankan, seperti kartu debit dan kredit, telah diperkenalkan sejak tahun 1980-an.

Saat menjelaskan sistem pembayaran digital melalui kartu perbankan, terbukti bahwa metode ini lebih disukai karena kemudahan, portabilitas, keamanan, dan keamanannya.

Ini adalah mode pembayaran digital paling populer untuk transaksi online dan fisik. Banyak aplikasi telah diluncurkan hanya untuk mengelola transaksi kartu.

Dompet Digital

Dompet digital, seperti namanya, adalah jenis dompet tempat Anda dapat menyimpan uang tunai secara digital. Pelanggan sering menautkan rekening bank atau kartu perbankan mereka ke dompet digital untuk memfasilitasi transaksi digital yang aman.

Cara lain untuk menggunakan metode ini adalah dengan menambahkan dana ke dompet digital dan memanfaatkan saldo untuk melakukan transfer.

Saat ini, banyak bank telah meluncurkan dompet digital mereka sendiri. Perusahaan swasta terkemuka juga telah hadir di ruang dompet seluler, termasuk Gopay, OVO, Shopipay, dan DANA.

Terminal Titik Penjualan (PoS)

Point of Sale (PoS) mengacu pada lokasi atau segmen tempat penjualan berlangsung. Untuk waktu yang lama, terminal PoS dianggap sebagai mesin kasir di mal dan toko tempat pembayaran dilakukan.

Mesin PoS yang paling umum digunakan untuk kartu debit dan kredit, memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran hanya dengan menggesekkan kartu dan memasukkan PIN mereka.

Terminal Mobile PoS beroperasi melalui tablet atau smartphone, sedangkan sistem Virtual PoS menggunakan aplikasi berbasis web untuk memproses pembayaran.

Bank Internet

Internet Banking, juga dikenal sebagai e-banking atau online banking, memungkinkan nasabah bank tertentu untuk melakukan transaksi dan melakukan aktivitas keuangan lainnya melalui website bank tersebut.

E-banking membutuhkan koneksi internet yang stabil untuk melakukan atau menerima pembayaran dan mengakses website bank. Sebagian besar bank di Indonesia telah meluncurkan layanan internet banking mereka, menjadikannya salah satu sarana transaksi online yang paling populer.

Perbankan Seluler

Mobile banking mengacu pada melakukan transaksi dan aktivitas perbankan lainnya melalui perangkat seluler, biasanya melalui aplikasi mobile banking.

Sebagian besar bank sekarang memiliki aplikasi mobile banking yang dapat digunakan pada perangkat mobile seperti smartphone, tablet, dan terkadang komputer.

Mobile banking dianggap sebagai perbankan masa depan, berkat kemudahan, kenyamanan, dan kecepatannya. Metode pembayaran digital seperti IMPS, NEFT, RTGS, opsi investasi, laporan mutasi bank, pembayaran tagihan, dan lainnya tersedia dalam satu platform dalam aplikasi mobile banking. Bank terus mendorong nasabah untuk go digital, karena mempermudah dan mempercepat proses.

ATM Mikro

ATM Mikro adalah perangkat Business Correspondent (BC) yang menyediakan layanan perbankan penting bagi nasabah. Para koresponden ini, yang bahkan bisa jadi pemilik toko lokal, bertindak sebagai "ATM mikro" untuk memfasilitasi transaksi instan.

Mereka menggunakan perangkat yang memungkinkan Anda mentransfer uang melalui rekening bank yang terhubung dengan Aadhaar dengan mengautentikasi sidik jari Anda.

Pada dasarnya, Koresponden Bisnis dalam sistem ATM Mikro berfungsi sebagai bank bagi nasabah yang perlu memverifikasi keasliannya.

Layanan penting yang didukung ATM Mikro antara lain tarik tunai, setor, transfer uang, dan cek saldo. Satu-satunya persyaratan untuk ATM Mikro adalah mendaftar ke bank yang menawarkan metode ini.

Kode QR

Kode QR adalah barcode respons cepat dua dimensi yang berisi data. Metode pembayaran digital ini semakin populer karena pertukaran informasinya yang cepat dan mudah serta potensi pengurangan biaya penerimaan pembayaran yang substansial.

Manfaat Sistem Pembayaran Digital

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah gencar menggalakkan transaksi digital. Apa keuntungan dari metode transaksi ini? Di sini, kami menyoroti keunggulan mereka.

Kemudahan dan Kenyamanan

Salah satu keuntungan paling signifikan dari pembayaran digital adalah pengalaman tanpa batas yang mereka berikan kepada pelanggan. Transaksi digital semakin disukai karena berkurangnya ketergantungan pada uang tunai, kecepatan transaksi lebih cepat, keamanan terjamin, dan kenyamanan.

Pembayaran digital telah mengubah cara kita bertransaksi dan memberikan banyak manfaat. Dengan akses yang mudah dan tersedia kapan saja, sistem ini sangat berbeda dengan metode pembayaran tradisional yang penuh risiko.

Dampak Ekonomi yang Positif

Banyak orang beralih ke pembayaran digital setelah menyadari kemudahan, kenyamanan, dan keamanannya. Dengan semakin banyaknya orang yang menggunakan metode pembayaran ini, transaksi digital menjadi semakin nyaman.

Bisnis online sedang berkembang pesat saat ini, terbukti dari peningkatan jumlah toko online yang memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian negara.

Keamanan yang Dijamin

Melakukan transaksi dengan uang tunai bisa rumit dan memakan waktu. Namun, dengan pembayaran digital, Anda dapat menyimpan uang secara online. Anda hanya perlu ponsel Anda untuk melakukan dan menerima pembayaran melalui teknologi UPI, netbanking, dan dompet seluler.

Penyedia layanan pembayaran digital juga menyediakan fitur keamanan tambahan untuk melindungi pengguna dan melacak transaksi mereka.

Penghematan Biaya

Pembayaran digital juga membawa penghematan biaya melalui efisiensi dan kecepatan yang lebih tinggi. Sebagai contoh, studi terbaru oleh Aliansi Better Than Cash dan Inter American Development Bank menunjukkan bahwa Pemerintah Peru dapat menghemat US$96 juta dengan beralih ke pembayaran digital yang lebih mudah, aman, dan efisien.

Strategi untuk Mengembangkan Sistem Pembayaran Digital

Mengadopsi Teknologi Baru

Pembayaran digital memiliki potensi besar dalam meningkatkan kemakmuran ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Metode transaksi ini mencakup segala hal mulai dari pengiriman uang hingga mentransfer dana melalui cryptocurrency yang didukung oleh teknologi blockchain.

Memberikan Insentif Penggunaan

Untuk mendorong adopsi pembayaran digital yang lebih luas, insentif harus diberikan kepada konsumen. Ini akan meningkatkan daya beli mereka dan mendorong pedagang dan platform untuk mendukung pembayaran digital. Mirip dengan program cashback kartu kredit, insentif dapat diberikan pada platform merchant atau P2P.

Perluasan Jenis Transaksi

Pembayaran digital harus berkembang ke transaksi yang lebih kompleks, termasuk pembiayaan dan asuransi. Misalnya, penjual dapat menawarkan pinjaman atau jangka waktu pembayaran yang lebih panjang daripada membayar produk secara langsung. Pembayaran digital juga harus tersedia pada lebih banyak perangkat.

Menerapkan Manajemen Identitas dan Enkripsi

Keamanan data pelanggan harus menjadi prioritas dalam setiap transaksi pembayaran digital. Semakin banyak transaksi digital dilakukan, semakin tinggi risiko pencurian data. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan manajemen identitas dan enkripsi pada setiap transaksi besar atau kecil.

Menciptakan Pengalaman Pengguna yang Cepat

Pembayaran digital dapat menghemat uang bisnis dan meningkatkan efisiensi dengan menghadirkan transaksi yang mudah dan cepat. Kemudahan tanpa hambatan dan akses langsung ke dana melalui kartu virtual dan dompet seluler akan mendorong adopsi yang lebih besar. Tujuan utamanya adalah menciptakan pengalaman pengguna yang cepat, mudah, dan aman.

Integrasi Layanan Pembayaran Digital di Platform Sosial

Pembayaran digital telah merevolusi perilaku konsumen dan meningkatkan pengalaman mereka. Salah satu inovasinya adalah integrasi pembayaran digital di aplikasi chat seperti WhatsApp, WeChat, Snapchat, dan platform media sosial seperti Instagram.

Mendukung Standardisasi Global

Standardisasi global sangat penting dalam pembayaran digital, terutama dalam transaksi lintas batas. Hal ini akan mengurangi hambatan dan memperbaiki kemudahan transaksi serta hubungan komersial. Standardisasi juga akan menciptakan fleksibilitas dalam tenaga kerja dan rantai pasokan, sehingga perdagangan menjadi lebih efisien.

Penambahan Lapisan Keamanan Tambahan

Pembayaran digital sangat nyaman, namun juga meningkatkan risiko privasi dan keamanan. Dengan fitur-fitur seperti penyembunyian kartu kredit dan nomor kartu kredit sekali pakai, risiko tersebut dapat dikurangi secara dramatis.

Memanfaatkan Aplikasi Pendukung

Untuk mendukung perkembangan pembayaran digital, penting untuk memanfaatkan aplikasi pendukung. Ada dua jenis aplikasi yang biasanya digunakan dalam berbagai jenis usaha di Indonesia, yaitu aplikasi akuntansi dan pembukuan usaha.

Akhir Kata

Itulah beberapa penjelasan mengenai sistem pembayaran digital dan strategi untuk mengembangkannya. Sudahkah Anda akrab dengan berbagai jenis pembayaran digital? Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda semuanya!

Posting Komentar untuk "Pembayaran Digital yang Menarik untuk Diketahui"